Soft Launching Aplikasi Online Pelayanan Data Kependudukan Digelar

  • BY IRNI
  • ON 01 AGUSTUS 2019
  • 237 DIBACA
  • BERITA
https://disdukcapil.pontianakkota.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_3391939445_DSC_5469.JPG

Pontianak (01/08/2019). Soft Launching Aplikasi Pendaftaran Online Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak yang berlangsung pada hari Kamis, tanggal 1 Agustus 2019 di Aula Gedung Terpadu, Jl. Letjen Sutoyo, telah selesai digelar. Launching kali ini dihadiri oleh 80an peserta yang terdiri dari Kepala OPD, Camat, Lurah dan dibuka langsung oleh Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Turut hadir juga pada kesempatan kali ini adalah Ketua Pengadilan Negeri Agama Kelas 1 Pontianak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi Kalimantan Barat, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya.

Acara diawali dengan sambutan ketua panitia, Suparma selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak. Suparma menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi ini masih bertahap di mana aplikasi online yang telah digunakan pada hari ini hanya diberlakukan untuk pelayanan pada siang hari, sedangkan untuk pelayanan pada pagi hari tetap menggunakan sistem antrian manual. Kedepannya secara bertahap, seluruh antrian akan menggunakan antrian online sehingga pelayanan antrian dapat lebih tertib.

Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebutkan, pelayanan dasar yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak masih banyak mendapat keluhan dari masyarakat terutama pada media online. Harapannya kedepan semua pelayanan dapat lebih cepat “Saya tidak mau ada antrian yang menumpuk dan pelayanan tidak lagi bertele-tele” ujar Edi. Kota Pontianak terus berbenah untuk menuju masyarakat mendapatkan pelayanan dengan cepat dan murah. Apalagi untuk Disdukcapil, tidak pernah ada kata berkurang untuk pelayanan.

Edi mengatakan bahwa seluruh kegiatan yang ada di Pontianak harus berbasiskan data. Setiap tahun penduduk yang harus mendapatkan KTP baru adalah 12 ribu orang, belum yang hilang, belum yang berpindah dan lainnya. Dengan data yang jelas, kita dapat melakukan perhitungan logis untuk melakukan perhitungan anggaran. Dia menantang semua ASN untuk melakukan inovasi-inovasi yang dapat menyelesaikan masalah-masalah pelayanan. “Jika terkendala dengan anggaran, saya bisa sediakan”, ujarnya

Kedepannya, pelayanan pendaftaran online ini harus dilakukan sosialisasi hingga ke tingkat RT/RW.

Bersamaan dengan acara Soft Launching Aplikasi Pendaftaran Online, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pelayanan terpadu sidang keliling dalam rangka penerbitan Akta Perkawinan, Buku Nikah dan Akta Kelahiran antara Walikota Pontianak dengan Ketua Pengadilan Negeri Agama Kelas 1 Pontianak, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak. Pada kesempatan yang sama, juga digelar acara Penandatangana Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Data Kependudukan antara Dinas Dukcapil dengan Enam Kecamatan di Kota Pontianak.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Diseminasi Profil Perkembangan Kependudukan Tahun 2018 oleh Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data. (ir)

Tags Terkait

Disdukcapil Kota Pontianak