1. Pengertian

Pengesahan status hukum seorang anak yang lahir, di luar ikatan perkawinan yang sah, kemudian diikuti dengan perkawinan yang sah oleh kedua orang tua anak  tersebut.

 

2. Hal-hal yang perlu diketahui

  1. Setiap pengesahan anak wajib dilaporkan oleh orang tua kepada Instansi Pelakana paling lambat 30  (tiga puluh) hari  sejak ayah dan ibu dari anak yang bersangkutan melakukan perkawinan dan mendapatkan akta perkawinan.  
  2. Pengurusan anak hanya berlaku bagi anak yang orang tuanya telah melaksanakan perkawinan sah menurut hukum agama dan hukum Negara.
  3. Berdasarkan laporan sebagaimana dimaksud, Pejabat Pencatatan Sipil mencatat padaRegister Akta Pengesahan Anak dan  menerbitkan Kutipan Akta Pengesahan Anak
  4. Proses Penerbitan  Pengesahan Anak pada Instansi Pelaksana (Disdukpil) paling lambat 7 (tujuh) hari

3. Persyaratan 

  1. Surat pengantar dari RT diketahui lurah setempat
  2. Foto Copy KK dan KTP kedua orang tua
  3. Akta Lahir anak yang akan disahkan
  4. Foto Copy Akta Perkawinan orang tua.
  5. Surat pernyataan dari orang tua terhadap anak kandung nya  untuk disahkan sebagaianak suami-isteri.

4. Biaya

  • Pelaporan 0 s/d 30 hari sejak ayah dan ibu dari anak melakukan perkawinan tidak dipungut biaya (gratis)
  • Pelaporan lebih dari 30 hari sejak ayah dan ibu dari anak melakukan perkawinan dikenakan sanksi keterlambatan sebesar Rp. 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) berdasar Perda Nomor 9 Tahun 2012