1. Pengertian

Akta Perceraian adalah suatu alat bukti autentik yang dikeluarkan oleh Pemerintah/Instansi Pelaksana kepada seorang pria dan seorang wanita putus dalam ikatan perkawinan yang sah dikarenakan perceraian setelah izin tertulis dari pengadilan.

2. Hal-hal yang perlu diketahui

  1. Perceraian Wajib dilaporkan oleh yang bersangkutan kepada Isntansi Pelaksana paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak putusan pengadilan tentang perceraian yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
  2. Instansi pelaksana mencabut Kutipan Akta Perkawinan dari kepemilikan Subjek Akta.
  3. Berdasarkan laporan dimaksud , Pejabat Pencatat sipil mencatat pada Register Akta Perceraian dan menerbitkan Kutipan Akta Perceraian.
  4. Proses Penerbitan Kutipan Akta Perceraian Non Muslim pada Instansi Pelaksana (Disdukpil) paling lambat 14 (empat belas) hari.

3. Persyaratan

  1. Foto Copy Kartu Keluarga ybs
  2. Foto Copy KTP
  3. Putusan Pengadilan  Negeri  tentang  Perceraian yang telah  memperoleh kekuatan hukum tetap 
  4. Kutipan Akta Perkawinan suani-isteri  (asli)
  5. Surat  Keterangan  Lurah

4. Biaya

  • Pelaporan 0 s/d 90 hari setelah Putusan Pengadilan tentag Perceraian yang mempunyai kekuatan hokum tetap, tidak dipungut biaya (gratis).
  • Pelaporan lebih dari 60 hari sejak Putusan Pengadilantentang perceraian, dan pelaporan lebih dari 30 hari perceraian WNI di luar negeri setelah kembali ke Kota Pontianak di kenakan sanksi keterlambatan sebesar Rp. 100.000,00 (seratus ribu rupiah) berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2012.