Audiensi MAKIN ke Disdukcapil Pontianak

  • BY IRNI
  • ON 22 JULI 2020
  • 125 DIBACA
  • BERITA
https://disdukcapil.pontianakkota.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_6852079745_WhatsApp_Image_2020.07.22_at_2.21.06_PM.jpeg

Pontianak (22/07/2020). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak, sebagai instansi yang melakukan pendataan penduduk dan pencatatan sipil, memiliki banyak mitra kerja untuk peningkatan capaian indikator kinerja. Beberapa indikator kinerja Disdukcapil Pontianak yang tertuang di dalam RENSTRA adalah  persentase jumlah penduduk yang memiliki KTP-el, presentase jumlah penduduk yang memiliki Akta Kelahiran, Kematian, Perkawinan dan lain sebagainya.

Hingga tahun 2020, menurut Kadis Dukcapil Kota Pontianak Erma Suryani, S.Sos, M.Si, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak telah banyak bermitra dengan instansi terkait, rumah sakit, dan majelis agama yang ada di Kota Pontianak. Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) adalah satu satu mitra kerja Disdukcapil Pontianak untuk pencapaian indikator yang dimiliki, terutama untuk indikator kepemilikan Akta Perkawinan.

Hadir juga saat Audiensi Bapak Fakhmi Afero Kepala Seksi Penyelenggara Agama Khonghucu pada Kantor Kemenag Kota Pontianak. Penyelenggara Agama Khonghucu di Kota Pontianak yang baru dibentuk pada bulan juni tahun 2020, merupakan satu-satunya dari Kemenag di kabupaten Kota Propinsi Kalimantan Barat. Dengan adanya perwakilan pemerintah untuk Agama Konghucu di Kota Pontianak menjadi jalan untuk MAKIN berbenah data, terutama dalam hal ini data kependudukan.

Tjhin Djie Sen, Ketua MAKIN Kota Pontianak menyebutkan, bahwa selama ini MAKIN telah melakukan koordinasi yang baik bersama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, salah satunya  adalah untuk pendataan jumlah Umat Khonghucu yang terdata pada database Disdukcapil. Pada kesempatan kali ini, MAKIN juga ingin mengajukan penyelenggaraan pernikahan masal sekaligus pencetakan Akta Perkawinan dan Kartu Keluarga (KK) baru pada bulan Agustus 2020.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak menyambut baik kegiatan tersebut karena dapat meningkatkan capaian kinerja Disdukcapil sendiri. Akan tetapi, karena Kota Pontianak masih dalam status waspada COVID-19, maka penyelenggaraan pernikahan seperti ini harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan jumlah orang yang harus dibatasi, jaga jarak dan penggunaan masker (ir).

Tags Terkait

Disdukcapil Kota Pontianak